|
Sunday, 15 March 2009 08:39 |
|
Di jaman yang hampir semua hal diukur dengan materi, kerja ikhlas menjadi hal yang langka. Pelakunya pun kerap disebut orang aneh, orang antik atau orang yang melakukan hal bodoh. Kebanyakan orang di jaman ini memang bekerja dengan "tulus" tetapi tidak ikhlas! " Lho, apa bedanya Pak?", tanya para mahasiswa yang mengikuti kuliah atau seminar saya. Saya sering menjawab,"Tulus adalah singkatan dari TUjuannya fuLUS". Jadi bekerja karena motivasinya adalah untuk mendapatkan uang. Jika mendapatkan uang banyak maka bekerja keras dengan sangat baik, tetapi jika mendapat uangnya sedikit maka kerjanya asal saja.
|
|
|
Monday, 05 January 2009 08:20 |
Tanpa terasa, kita sudah melewati sepekan di tahun 2009, setiap pergantian tahun baru, setiap orang pasti membuat resolusi baru, banyak target dan impian yang ingin dicapai dalam tahun baru ini. Tapi pada kenyataannya, saat ini kita dihadapi oleh berbagai tantangan dan rintangan di depan, baik dari cakupan global maupun lingkungan disekitar kita. Kondisi ekonomi yang semakin tidak menentu akibat krisis global, banyak bisnis yang kena dampaknya, sehingga berdampak juga pada pengurangan karyawan, dll.
|
|
Friday, 19 December 2008 21:54 |
Mengapa sampai kini Albert Einstein dianggap sebagai orang yang paling jenius di dunia? Bukankah banyak orang yang memiliki IQ lebih tinggi dari Einstein? Akan saya ceritakan suatu kisah (sebut saja behind the history) yang mungkin bisa menjawabnya.
Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel saya yang berjudul “Mengapa pohon kelapa banyak tumbuh di pantai?”. Dari cerita ini kita akan belajar bagaimana mengubah situasi terjepit menjadi melejit dan mengubah “batu sandungan” menjadi “batu loncatan” untuk dapat melejit lebih tinggi.
|
|
Monday, 08 December 2008 14:15 |
Alkisah, Seorang pria juara lompat gawang yang memperolah banyak medali pada saat masih di Universitas. Sangat jarang ada yang bisa mengalahkannya. Dia menjadi lambang keanggunan, kegesitan, dan cara mengatur kaki secara cepat. Dia mempunyai banyak teman yang mengaguminya karena kecakapan atletisnya, dan seorang bos telah memberinya sebuah pekerjaan sebagai seorang salesman pada perusahaan asuransinya. Tahun-tahun berlalu. Ia menikah dan sekarang mempunyai anak laki-laki berusia 5 tahun. Namun ia, entah mengapa, tidak pernah mengalami kemajuan dalam bidangnya sebagai seorang salesman.
|
|
|
|
|
|